Upgrade Kompetensi Asisten Muda Bagian Tanaman sebagai Ujung Tombak Pabrik Gula Hadapi MEA 2015 (Bagian III)

Terbit pada Senin, 30 Maret 2015

Asmud II merupakan ujung tombak bagian tanaman karena orang pertama dan terdepan yang secara langsung berhadapan dan bersinggungan dengan petani. Maka dari itu mereka sangat perlu dibekali dengan public speaking dan pendidikan mental (moral dan etika), mengapa hal ini penting karena bagian tanaman khususnya Asmud II merupakan marketing dalam hal budidaya tanaman tebu, perannya adalah membimbing, mengarahkan dan mengajarkan bagaimana dapat menghasilkan kualitas dan kuantitas tebu yang baik. Maka perlu kiranya perlu ilmu komunikasi yang dikuasai agar pesan, arahan dan bimbingan kepada petani dapat mencapai tujuan dan sasaran yaitu kualitas tebu yang bagus. Untuk pendidikan mental yaitu tentang moral dan etika juga perlu di upgrade kembali terkait dengan contoh kedisiplinan kerja, kejujuran, dan integritas, ketiga hal ini sangat penting di dalam menjalankan setiap pekerjaan dan tugas yang diberikan oleh atasan di intern perusahaan. Tugas dan perintah agar dapat diterapkan dengan tepat dan benar sehingga pekerjaan atau suatu masalah mampu diselesaikan dengan cepat dan tuntas, selain berguna di intern perusahaan juga bermanfaat untuk ekstern terutama dalam berhubungan dan bersosialisasi dengan petani binaan karena faktor ini sangat penting dalam hal membangun kepercayaan (trust) petani terhadap pabrik gula khususnya kepada Asmud II, jangan sampai Asmud II sebagai petugas di lapangan berbuat yang menciderai kepercayaan petani contoh dalam hal keuangan, penyampaian informasi yang salah atau menyudutkan pabrik bahkan memanas-manasi hubungan petani dan pabrik gula.

 

Ketiga aspek peningkatan keahlian baik hard skill maupun soft skill di atas perlu dilakukan secara bertahap agar pabrik gula khususnya dan PTPN X cepat atau lambat mampu bersaing dan siap menghadapi MEA 2015. Satu hal yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan dan pengembangan diri tidak lepas dari peran bagian SDM dan umum di semua unit khususnya di unit pabrik gula. Bagian sumber daya manusia (Human Resources and Development) merupakan bagian yang penting dalam hal mengurus, mengatur sekaligus wajib meningkatkan potensi setiap karyawan agar mampu berkembang dan ahli. Maka perlu setiap bagian SDM unit untuk melakukan survei-survei langsung ke stasiun-stasiun untuk bagian off-farm dan lapangan (on-farm) menemui petugas/ karyawan pelaksana untuk mengumpulkan data dan informasi terkait dengan potensi yang dimiliki setiap karyawan dan menampung apa keluhan dan pendapat mereka. Selain itu perlu direncanakan dan dijadwalkan secara berkala maupun rutin pelatihan-pelatihan terhadap karyawan khususnya pelatihan tentang pengembangan potensi diri. Semua hal ini bertujuan agar unit usaha pabrik gula sebagai perusahaan mampu menciptakan karyawan yang mampu bersaing dan berkualitas, juga perusahaan mampu memunculkan kader-kader dalam regenerasi karyawan yang berkualitas dan mumpuni, karena mustahil sebuah perusahaan akan berhasil tanpa SDM yang berkualitas dan tangguh serta tidak mampu memunculkan regenerasi karyawan.

 

Untuk itu semua komponen tersebut harus saling mendukung dan bersinergi dengan satu tujuan besar yang akan dihadapi dan dicapai yaitu persaingan globalisasi dengan ditandai awal oleh MEA 2015. Diharapkan PTPN X dengan peningkatan di segala bidang baik dari segi bahan baku (sumber daya alam) dan tenaga kerja (sumber daya manusia) secara bertahap mampu bersaing dan bertahan bahkan berjaya di pertarungan MEA 2015 serta tetap menjadi industri gula nomor satu di Indonesia. (Punto Laksono Jati_PG DB, OPI_Corcom) <end>

Number 10 of Best 30 LKTI 2015

Posted in Artikel

Terdapat 0 komentar

Silahkan tambahkan komentar