Strategi Perencanaan Sumber Daya Manusia yang Efektif Dalam Mengakselerasi Kinerja PTPN X (Bagian I)

Terbit pada Senin, 6 April 2015

Memasuki era pasar bebas ASEAN pada tahun 2015 ini banyak perusahaan membuat langkah-langkah strategis di berbagai aspek, misalnya penambahan modal, perbaikan infrastruktur dan peralatan serta menyiapkan sumber daya manusia yang andal. Sumber daya manusia memegang peranan yang sangat penting bagi perusahaan yang sudah berada pada level mempertahankan dan meningkatkan eksistensi. Permodalan dan alat yang canggih akan bekerja dengan efektif dan efisien jika dikerjakan oleh manusia yang berkualitas. PTPN X sebagai perusahaan nasional yang bergerak di bidang pergulaan dan tembakau tentunya wajib segera mengimplementasikan perencanaan sumber daya manusia dalam rangka mengakselerasi kinerja perusahaan sehingga mampu bersaing di era pasar bebas ASEAN 2015.

 

  1. STRATEGI PERENCANAAN SDM

Perencanaan SDM adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan secara sistematis dan strategis yang berkaitan dengan peramalan kebutuhan tenaga kerja/pegawai di masa yang akan datang dalam suatu perusahaan dengan menggunakan sumber informasi yang tepat guna penyediaan tenaga kerja dalam jumlah dan kualitas sesuai yang dibutuhkan.

 

Perencanaan tersebut memerlukan suatu strategi yang didalamnya terdapat seperangkat proses-proses dan aktivitas yang dilakukan bersama oleh manajer sumber daya manusia pada setiap level manajemen, untuk menyelesaikan masalah perusahaan guna meningkatkan kinerja perusahaan saat ini dan masa depan serta menghasilkan keunggulan bersaing berkelanjutan. Dengan demikian, tujuan perencanaan sumber daya manusia adalah memastikan bahwa orang yang tepat berada pada tempat dan waktu yang tepat, sehingga hal tersebut harus disesuaikan dengan rencana perusahaan secara menyeluruh.

 

Untuk merancang dan mengembangkan perencanaan sumber daya manusia yang efektif menurut Manzini (1996) terdapat tiga tipe perencanaan yang saling terkait dan merupakan satu kesatuan sistem perencanaan tunggal.

  1. Strategic Planning: Bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaan dalam lingkungan persaingan.
  2. Operational planning: Menunjukkan demand terhadap SDM.
  3. Human resources planning: Memrediksi kualitas dan kuantitas kebutuhan sumber daya manusia  dalam jangka pendek dan jangka panjang yang menggabungkan program pengembangan dan kebijaksanaan SDM.

 

Perencanaan sumber daya manusia dengan perencanaan strategik perlu diintegrasikan untuk memudahkan perusahaan melakukan berbagai tindakan yang diperlukan, manakala terjadi perubahan dan tuntutan perkembangan lingkungan perusahaan yang demikian cepat. Sedangkan tujuan pengintegrasian perencanaan sumber daya manusia adalah untuk mengidentifikasi dan menggabungkan faktor-faktor perencanaan yang saling terkait, sistematik, dan konsisten. Salah satu alasan mengintegrasikan perencanaan SDM dengan perencanaan strategik dan operasional adalah untuk mengidentifikasi human resources gap antara demand dan supply dalam rangka menciptakan proses yang memrediksi demand SDM yang muncul dari perencanaan strategik dan operasional secara kuantitatif dibandingkan dengan prediksi ketersediaan yang berasal dari program-program SDM. Pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia perusahaan di masa depan ditentukan oleh kondisi faktor lingkungan dan ketidakpastian, disertai tren pergeseran perusahaan dewasa ini. Perusahaan dituntut untuk semakin mengandalkan pada speed atau kecepatan, yaitu mengupayakan yang terbaik dan tercepat dalam memenuhi tuntutan pasar. (Chandra Sukmana_PG MR, OPI_Corcom)

Number 13 of The Best 30 LKTI 2015

 

 

Posted in Artikel

Terdapat 0 komentar

Silahkan tambahkan komentar