Stok Pupuk untuk Para Petani Tebu Aman
PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi di tahun 2016 aman. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia (Persero) Koeshartono saat menghadiri FGD Kompas beberapa waktu lalu.
Perusahaan 'plat merah' itu menjamin stok untuk musim tanam mencapai 1,3 juta ton. Jumlah itu, jauh melebihi ketentuan stok yang ditetapkan oleh pemerintah. "Jadi petani tebu tak perlu khawatir. Stok pupuk tersebut saat ini sudah tersebar di gudang-gudang lini III tingkat kabupaten di seluruh Indonesia. Stok pupuk saat ini bisa dikatakan aman bahkan berlimpah hingga 400 persen dari kebutuhan, akibat faktor El Nino pada tahun kemarin sehingga stok yang ada menjadi berlebih ," katanya.
Selain mengamankan stok, PT Pupuk Indonesia (Persero) juga menerapkan 5 strategi utama, yaitu, pertama, hasil produksi pupuk diutamakan untuk kebutuhan subsidi. Kedua, menyiapkan stok minimal 2-3 minggu kedepan di setiap gudang lini III. Ketiga, menambah jumlah gudang untuk meningkatkan kapasitas stok. Keempat, menambah petugas lapangan di setiap kabupaten guna memonitor stok pupuk. Terakhir, meningkatkan koordinasi dengan dinas terkait di seluruh daerah.
"Stok pupuk ini dapat dipantau melalui website Pupuk Indonesia dan kami akan terus meningkatkan kualitas sistem monitoring ini," tuturnya kembali.
Ia menghimbau para petani untuk membeli pupuk bersubsidi sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Yakni, Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Hal inilah yang mungkin sering dikeluhkan oleh para petani tebu jika penyaluran pupuk bersubsidi sulit tapi ini memang sudah menjadi aturannya.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait, khususnya untuk menghitung kebutuhan pupuk, sehingga distribusi pupuk bersubsidi tepat sasaran," pungkasnya.(FIR_Sekper, CIN_Sekper)
Terdapat 0 komentar
Silahkan tambahkan komentar