Speed Reading

Terbit pada Rabu, 14 Januari 2015

Membaca adalah suatu aktivitas yang terbilang penting. Hal ini dipertegas dengan turunnya ayat pertama dalam Al Quran atau wahyu pertama kali yang diberikan kepada Rasulullah SAW adalah kata Iqra, yang artinya bacalah. Membaca sudah biasa dilakukan oleh masyarakat modern sejak masih kanak - kanak, bahkan saat ini anak - anak modern sudah bisa mengenali simbol dan huruf sejak umur 5 tahun, serta fasih membaca umur 6 tahun.

 

Membaca pun memiliki teknis yang cukup banyak. Saat ini yang banyak dipelajari masyarakat adalah speed reading. Speed reading adalah teknik membaca cepat. Pada prinsipnya manusia ketika membaca fokus pada karakter tertentu dan menangkapnya dalam otak. Otak kemudian menerjemahkan kata tersebut dalam sebuah kata yang sudah dikenali manusia dari pengetahuan sebelumnya. Itulah kenapa kita masih bisa membaca sebuah kata yang tidak sempurna atau masking. Contoh:

 

Dal*m pr*ses memb*ca, mtaa ad*l*h iednra y*ng ktia g*nakan utnuk mena**kap ktaa-k*ta ynag kumedian dit*rima oelh o*ak mjneadi su*tu in*ormasi. Irofnmasi ters*but kumedian dic*rna oelh ot*k uutnk dipa*ami.

 

Hal ini dikarenakan kosa kata yang digunakan pada kalimat diatas, sudah tersimpan baik dalam gudang memori kita. Sehingga, walaupun kata-kata tersebut hilang hurufnya atau salah satu hurufnya terbalik otak kita masih bisa mengenalinya. Namun lain halnya jika kalimat tersebut menggunakan kata-kata asing, yang sama sekali tidak dikenali oleh otak. Misalkan saja bahasa Inggris, Jepang, dan sebagainya. Otak kita pasti akan mengalami kesulitan dalam mengenali dan mencerna apalagi memahaminya jika kita belum pernah belajar bahasa tersebut. Jadi sangatlah penting untuk memperkaya kosa kata, sehingga membuat otak kita lebih banyak mengenal banyak kata. Tidak hanya itu. Otak pun dapat mengenali apapun yang ditangkap oleh mata, seberapa pun cepatnya itu. Karena otak kita tidak membutuhkan detil kata lagi. Sehingga mampu memahami kata yang dilihat mata sekilas sekalipun.

 

Teknik speed reading yang baik adalah memulainya dengan banyak membaca dan menambah pengetahuan kita. Karena setiap ada pengetahuan atau istilah baru, otak akan segera menyimpanya. Ada yang menjadi short term memory atau malah long term memory. Kebanyakan sebuah istilah dalam bahasa yang dikuasai akan menjadi long term memory, sedangkan untuk bahasa asing kita butuh berkali-kali untuk menguasai istilah tersebut. Teknik kedua adalah membaca bukan dengan teknik kata per kata, namun secara cepat karena walau kita tidak melihat kata dalam kalimat secara tidak sempurna, otak kita masih bisa menangkapnya dan mengenalinya. Target yang dibutuhkan dalam speed reading adalah 250 kata dalam 3 menit atau 1 lembar halaman buku dalam 3 menit. Dan yang ketiga adalah mengenali terlebih dahulu apa bahan yang akan kita baca. Jika bahan tersebut adalah bahan yang kita sukai maka kita akan semakin cepat menghabiskannya. Pernah kita lakukan walau tanpa disadari, ketika kita membaca sebuah novel atau komik yang kita sukai maka kita tidak perlu banyak waktu mengabiskan buku tersebut. Sebaliknya, jurnal ilmiah yang asing kita dengar, maka butuh waktu untuk membaca dan mengerti isinya. (M. Syaiful Rizal_IT, OPI_Corcom)

Posted in Artikel

Terdapat 0 komentar

Silahkan tambahkan komentar