PTPN X Intens Ajak Petani Madura Menanam Tebu

Terbit pada Kamis, 17 Nopember 2016

Banyaknya lahan di pulau Madura yang bisa dikembangkan menjadi perkebunan tebu membuat PTPN X terus intens melakukan pengembangan usaha.Satu diantaranya yakni di kota Pamekasan.Untuk itu pada 9 November yang lalu dilakukanlah Latihan dan kunjungan kepada para petani tebu yang bekerjasama dengan P3GI dan CSIRO yang didatangkan langsung dari Australia.

Muhammad Faisol, selaku Pimpinan Pengembangan Wilayah Madura mengatakan selama ini Madura memang dikenal sebagai penghasil garam. Pulau ini seringkali diasosiasikan sebagai wilayah panas dan terik, dan hanya cocok untuk membuat garam dari air laut yang dikeringkan. Pandangan seperti itu tidak sepenuhnya benar, karena kenyataannya Madura menyimpan potensi besar sebagai penghasil gula.

“Pengembangan tebu di Madura memang tidak mudah dan menghadapi berbagai tantangan. Pertama, budidaya tebu masih relatif baru bagi sebagian besar petani, sehingga butuh sosialisasi secara intensif agar tingkat keberhasilannya tinggi,” terangnya.

Pasalnya, petani Madura terbiasa dengan tanaman pangan atau tanaman semusim berumur pendek, yang hasilnya bisa segera dijual. Ini berbeda dengan tebu, karena petani harus bekerjasama dengan pabrik gula yang ada.

Untuk itu pihaknya menggandeng P3GI dan CSIRO untuk melakukan pelatihan kepada para petani tebu yang ada di Madura.Dan juga sharing ilmu apa yang biasa diterapkan di  Australia untuk nantinya diaplikasikan pada tanaman tebu yang ada di Madura.

“Saat ini sendiri areal lahan tebu yang dimiliki PTPN X di Madura seluas  160 hingga 200 Ha, pihaknya tengah menjajaki kerjasama dengan Indocemen yang mempunyai lahan seluas 600 Ha yang dibiarkan kosong agar nantinya dapat dimanfaatkan untuk menanam tebu,” tutup Faisol. (CIN_Sekper, FIR_Sekper)

Posted in Berita

Terdapat 0 komentar

Silahkan tambahkan komentar