Pemerintah Segera Bagikan 31 Ribu Kartu Tani untuk Petani Tebu
Lebih dari 31 ribu petani tebu di wilayah kerja PTPN IX, PTPN X, PTPN XI dan RNI segera akan menerima kartu tani. Diharapkan kartu tani bisa memudahkan petani dalam menjalankan aktivitas taninya.
"Sudah lebih dari separonya sudah memanfaatkan," kata Menteri BUMN RI, Rini M. Soemarno saat launching Kartu Tani di PG Asembagoes, Kabupaten Situbondo, Rabu (16/11). Ini merupakan kelanjutan soft launching yang dilaksanakan di Pabrik Gula (PG) Tjoekir tanggal 30 Agustus 2016 yang lalu.
Dikatakan Rini, melalui kartu ini, pabrik gula bisa mengetahui data-data petani. Sedangkan bagi petani, akan diperoleh kemudahan informasi seperti pinjaman KUR yang bisa dimanfaatkan untuk membeli pupuk, bibit dan obat-obatan. Kartu tani juga mampu memfasilitasi kebutuhan data bagi bank terkait pemberian kredit dan monitoring perkembangan lahan petani, sehingga kepastian usaha tani bisa terfasilitasi. Dengan demikian petani bisa terhindar dari tengkulak.
"Petani bisa tenang karena saat panen tahu kapan tebunya akan digiling," ujarnya. Lebih lanjut, penerapan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pabrik gula sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan petani dan karyawan PG.
Pada saat launching ini sekaligus dilakukan demo transaksi menggunakan mesin EDC (Electronic Data Capture) Himbara (Himpunan Bank Negara) dan demo vending machine yang menyajikan beragam data mulai info produksi hingga info keuangan.
Menteri BUMN juga melakukan video conference dengan enam PG yaitu PG Prajekan di Bondowoso, PG Semboro di Jember, PG Jatiroto di Lumajang, PG Pagotan Madiun, PG Ngadiredjo di Kediri, dan PG Krebet Baru di Malang untuk menerima laporan progres pembagian Kartu Tani. (FIR_Sekper, CIN_Sekper)
Terdapat 0 komentar
Silahkan tambahkan komentar