Pemerintah Ajak Petani Madura Bekerjasama dengan PTPN X
Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Madura, Surabaya, Gresik dan Sidoarjo, Asyar, mendorong pemerintah kabupaten Pamekasan untuk mengembangkan tanaman tebu, sebagai tanaman alternatif selain tembakau."Jenis tanaman tebu ini tidak akan mengurangi luas areal tanaman tembakau," terangnya.
Ia menjelaskan, keinginan Pemkab Pamekasan untuk mengembangan tanaman alternatif tebu selain tanaman tembakau itu terungkap dalam serap informasi bersama Dinas Pertanian dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan yang bekerjasama dengan PTPN X.
Menurut Asyar, kebijakan mengembangan tanaman tebu sebagai tanaman alternatif selain tembakau itu, tidak akan mengganggu luas areal lahan tembakau."Karena kan yang menjadi sasaran tanaman lahan tebu nantinya adalah lahan kering yang tidak produktif, bukan lahan subur yang bisa ditanami tembakau," katanya.
Sedangkan, kata dia, di Pamekasan lahan kering yang tidak ditanami tembakau hingga kini masih banyak, sehingga sangat potensi untuk dikembangkan tanaman tebu.
“Dengan menanam tebu, maka akan meningkatkan kesejahteraan petani masyarakat Madura dalam artian akan memiliki nilai ekonomis yang bisa menguntungkan masyarakat. PTPN X pun akan siap dalam membantu hal tersebut,” tuturnya.
Berdasarkan data Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pamekasan, potensi lahan tanaman tebu di Pamekasan sekitar 1.175 hektar, tersebar di 13 kecamatan di wilayah itu, termasuk di Kecamatan Tlanakan. (CIN_Sekper, FIR_Sekper)
Terdapat 0 komentar
Silahkan tambahkan komentar