Motivasi Tanpa Batas dengan NLP (3)
Yang membedakan pribadi yang sukses dan biasa-biasa saja terletak pada bagaimana pribadi tersebut memberikan fokusnya. Banyak orang yang salah memberikan fokusnya dan tidak sedikit pula yang bingung bagaimana cara memberikan fokus yang baik.
Michael Stevenson mengatakan pribadi yang biasa saja banyak berfokus pada usaha keras secara “fisik”. Sedangkan pribadi yang sukses banyak berfokus pada energi yang mereka keluarkan. Mereka tidak banyak melakukan usaha secara “fisik”.
Dalam kaitannya dengan pikiran manusia yang terbagi menjadi 2 (dua), pikiran sadar dan bawah sadar, pribadi yang biasa saja terpaku pada pikiran sadar sedangkan yang sukses memanfaatkan potensi dari pikiran bawah sadar yang kekuatannya sangat luar biasa besar.
Pikiran sadar manusia sangat terbatas sekali dalam menerima informasi. Coba saja Anda pikirkan beberapa kejadian sekaligus dalam satu waktu. Kemudian perhatikan apa yang terjadi pada tubuh Anda secara fisik, khususnya pada pikiran Anda. Kewalahan bukan? Itu membuktikan bahwa pikiran sadar manusia sangat terbatas sekali dalam menerima informasi atau memberikan fokus.
Sebuah fakta yang diungkapkan oleh Michael Stevenson bahwa penundaan mengerjakan suatu tugas itu bukan karena pribadi tersebut malas. Penundaan itu terjadi karena merasa kewalahan terhadap informasi-informasi yang mereka terima. Kewalahan karena overload informasi itu membuat kita menjadi tidak nyaman.
Pribadi yang sukses mampu memanajemeni informasi yang masuk dan memaksimalkan potensi kekuatan pikiran bawah sadarnya. 3 (tiga) cara memanajemeni informasi adalah dengan prinsip delegate, automate dan eliminate.
Delegate adalah mendelegasikan kepada orang lain. Anda harus menyadari bahwa tidak semua hal bisa Anda kerjakan sendiri. Anda selalu membutuhkan tenaga orang lain untuk membantu menyelesaikan hal tersebut.
Automateadalah menggunakan sistem atau teknologi untuk mengerjakan pekerjaan yang Anda miliki. Era modern ini tentu menyediakan berbagai macam teknologi untuk membantu Anda menyelesaikan pekerjaan ataupun memberikan kemudahan pada berbagai bidang kehidupan.
Eliminateadalahmenghilangkan atau meminggirkan informasi-informasi yang sekiranya masih belum Anda butuhkan. Ingatlah bahwa pikiran sadar manusia memiliki batas maksimal dalam menerima informasi.
Kembali lagi bahwa penundaan itu terjadi bukan karena kemalasan, tetapi karena kewalahan dengan informasi yang begitu banyak. Artinya adalah informasi itu terlalu “besar” untuk Anda. Ilustrasinya seperti bagaimana cara Anda memakan kue yang ukurannya sebesar binatang gajah. Apakah Anda akan memakannya sekaligus dalam satu gigitan atau Anda memotong kue tersebut sebesar ukuran yang bisa Anda makan. Anda bisa membayangkan ilustrasi itu kan?
Begitu juga dengan informasi yang terlalu besar. Anda harus membaginya menjadi beberapa bagian yang lebih kecil dan kemudian bagian yang lebih kecil tersebut Anda “makan”. Di dalam NLP ada sebuah istilah yang dinamakan teknik chunk down. Chunk down berarti memetakan informasi menjadi bagian yang lebih kecil dan detail. Bukankah lebih kecil “ukuran”nya lebih mudah untuk Anda “makan”? Karena itu gunakanlah prinsip delegate, automate dan eliminate terhadap informasi yang sudah kita pecah menjadi beberapa bagian yang lebih kecil. (Rehandy Prismawan_Enero, OPI_Corcom)
REFERENSI
- Home Study Course, “Unstoppable Motivation”, Michael Stevenson.
- Gambar diambil dari google dengan kata kunci, focus on the right things.
Terdapat 0 komentar
Silahkan tambahkan komentar