Motivasi Tanpa Batas dengan NLP (2)
Motivasi tanpa batas dengan Neuro-Linguistic Programming (NLP) memberikan sudut pandang yang bisa dimanfaatkan oleh pembaca untuk mempertahankan motivasinya melalui beberapa cara yang ada di dalam artikel ini.
Jika Anda sudah membaca artikel saya sebelumnya, “Motivasi Tanpa Batas Dengan NLP (1)”, setidaknya Anda mendapatkan gambaran singkat bagaimana sebenarnya alur informasi itu terproses di dalam otak.
Selanjutnya ada 6 (enam) poin untuk bisa mempertahankan motivasi Anda tetap kuat dalam mencapai tujuan yang diharapkan.
Mengenali dan memahami tujuan yang hendak Anda capai.
Bagaimana Anda bisa menumbuhkan motivasi yang kuat jika Anda sendiri belum mengenali dan memahami apa sebenarnya tujuan yang hendak Anda capai. Luangkan waktu sejenak untuk itu. Setelah Anda mengenali dan memahami tujuan Anda, manfaatkanlah indera dominan yang Anda miliki. Sekali lagi saya informasikan, Anda bisa mengetahui indera dominan yang Anda miliki dengan mengerjakan pertanyaan-pertanyaan dari VAKOG test.
Mengambil langkah yang nyata.
Semua itu menjadi percuma jika Anda hanya berdiam diri saja di tempat, tanpa mengambil langkah yang nyata. Seperti pepatah bijak yang intinya mengatakan, seribu langkah hanya bisa dicapai jika kita berani melakukan langkah pertama. Bukankah untuk sampai di kantor, kita harus berangkat dari rumah? Entah itu dengan berjalan ataupun menggunakan kendaraan bermotor. Ingatlah selalu ada proses dalam pencapaian tujuan.
Memberikan perhatian pada hasil yang sudah tercapai.
Jika Anda sudah mengambil langkah yang pertama, tentunya Anda juga sudah mendapatkan hasil dari langkah pertama yang Anda lakukan. Begitu juga pada langkah kedua, ketiga dan seterusnya. Setiap langkah pasti membawa hasil walaupun tujuan Anda belum tercapai sepenuhnya. Dengan mengingat dan memberikan perhatian pada hasil yang sudah tercapai, akan membantu Anda tetap memiliki motivasi untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya. Syukuri hasil yang sudah Anda capai.
Memiliki kemauan untuk berubah.
Suatu saat langkah Anda akan menemui satu tembok hambatan. Tidak apa-apa. Anda harus mengulangnya sekali lagi. Jika apa yang Anda lakukan masih menemui tembok hambatan, Anda harus memiliki kemauan untuk berubah. Maksudnya adalah merubah cara yang Anda lakukan. Seperti yang Albert Einstein katakan, adalah sebuah kegilaan jika kita berharap hasil yang berbeda dengan cara yang sama. Berubahlah. NLP mengajarkan tentang fleksibilitas. Karena itu Anda harus menjadi pribadi yang fleksibel. Jika Anda fleksibel, akan muncul berbagai macam cara untuk melewati tembok hambatan tersebut dan melangkah lebih dekat kepada tujuan.
Apa yang terjadi adalah sebuah pembelajaran.
Prinsip dasarnya adalah setiap kejadian selalu terjadi pada tempat, waktu dan kondisi seharusnya itu terjadi. Tidak pernah ada kejadian yang tidak sempurna penciptaannya. Maksudnya adalah hasil itu ada karena Anda melakukan sesuatu. Hukum sebab akibat. Pada setiap hasil itu selalu mengandung nilai pembelajaran. Hanya orang yang tetap memiliki motivasi yang mampu melihat ada sebuah proses pembelajaran. Poin ini berkaitan erat dengan poin memberikan perhatian pada hasil yang sudah tercapai dan memiliki kemauan untuk berubah.
Hiduplah dengan penuh rasa syukur dan integritas tinggi.
Apapun yang Anda syukuri akan berlipat ganda. Itu adalah janji dari Tuhan. Semakin banyak mensyukuri apa yang sudah Anda peroleh, semuanya akan berlipat ganda. Jika Anda bisa selalu mensyukuri apa yang terjadi, secara otomatis Anda pun akan terlatih untuk menjadi pribadi yang memiliki kejujuran dan integritas tinggi. Saat Anda menjadi pribadi yang memiliki integritas tinggi, orang disekitar Anda akan memberikan perhatian yang lebih baik kepada Anda.
6 (enam) poin di atas jika Anda mau untuk melatih dan melakukannya, hampir bisa dipastikan motivasi Anda pun tetap terjaga dengan baik. (Rehandy Prismawan_Enero, OPI_Corcom)
Referensi
- Home Study Course, “Unstoppable Motivation”, Michael Stevenson.
- Gambar diambil dari google dengan kata kunci, goal outcome.
Terdapat 0 komentar
Silahkan tambahkan komentar