Menteri Bambang: BUMN adalah Agen Pembangunan
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro didaulat membuka acara Forum BUMN ke-2 tahun 2016. Di hadapan para stakeholder BUMN, Bambang menyampaikan tentang Sustainable Development Goals (SDGs) yang sesuai dengan program pemerintah tentang pembangunan yang berkelanjutan dan komitmen seluruh anggota PBB di tahun 2015, yang ditargetkan tercapai di tahun 2030.
Menurut Bambang, dari sekian banyak aspek dalam SDGs, BUMN merupakan korporasi yang berperan sebagai agen pembangunan. Bersama dengan birokrasi atau pemerintah, BUMN menjadi motor penggerak pembangunan.
"BUMN tetap berjalan dengan aspek korporasi, tapi tetap ada aspek pembangunan yang melekat pada peran BUMN," kata Bambang di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Kamis (3/11).
Peran sebagai agen pembangunan, lanjut Bambang, sebaiknya dimainkan melalui operasi bisnis di masing-masing bidang, yakni lewat Corporate Social Responsibility (CSR)."Kita akan coba bikin, BUMN terlibat dalam SDGs, sejalan dengan Nawacita," ujar Bambang.
Tak hanya itu, Mantan Menteri Keuangan ini juga menyinggung perihal stabilisasi harga pangan dan konsumsi sehat masyarakat. Menurut dia, stabilisasi harga pangan dan konsumsi sehat pada 2025 mendatang akan menjadi tuntutan prioritas masyarakat. Terlebih lagi, populasi masyarakat juga meningkat drastis.
"Pada tahun 2025 penduduk diperkirakan 284,5 juta. Akan ada peningkatan kelompok kelas menengah. Kelompok masyarakat ini akan menuntut penyediaan makanan yang praktis, legal, sehat dan murah. Nah, pemerintah akan mendorong pola konsumsi beragam. Peningkatan konsumsi hewani dan lainnya. Untuk itu peran BUMN sangat penting akan hal ini," ujarnya. (FIR_Sekper, CIN_Sekper)
Terdapat 0 komentar
Silahkan tambahkan komentar