Melihat Pentingnya Perbaikan dari Sisi Kemasan Produk (2)
Berikut adalah lima tips yang bisa Anda pertimbangkan untuk mendesain kemasan :
- Kenali target konsumen Anda. Tips ini adalah tips yang paling di prioritaskan. Cari tahu kepada siapa Anda menjual produk Anda. Dengan mengetahui pelanggan inti Anda, akan membuat semua keputusan desain dapat lebih mudah.
- Manfaat apa yang paling ditonjolkan? Banyak orang justru fokus pada fitur untuk menunjukkan betapa mudahnya produk saat digunakan. Padahal, seharusnya Anda fokus kepada apa yang bisa dilakukan atau diberikan produk tersebut kepada pelanggan. Karena, disinilah poin utama produk Anda dipasarkan dan berdampak langsung pada penjualan.
- Membuat beberapa pilihan desain. Jangan terjebak dengan satu pilihan desain. Buatlah beberapa pilihan desain, cetak, dan jejerkan desain tersebut satu per satu. Perhatikan desain mana yang lebih menonjol? Desain mana yang mengalihkan perhatian Anda terlebih dahulu. Libatkan berbagai pihak dalam memberikan penilaian, termasuk pelanggan Anda. Jangan pernah berpikir bahwa karena Anda menyukai desain tersebut, maka pelanggan akan menyukainya.
- Perhatikan kompetitor. Anda harus memperhatikan apa yang dilakukan kompetitor Anda. Luangkan waktu ke toko untuk melihat apa yang dilakukan terhadap produk Anda dan produk kompetitor Anda. Mengetahui apa yang dilakukan kompetitor Anda, akan membantu Anda memperoleh pengetahuan untuk memperbaiki kemasan produk Anda.
- Pertimbangkan pengalaman pelanggan. Bagaimana calon konsumen akan berinteraksi dengan produk Anda? Apakah mereka dapat menyentuh produk Anda? Apakah produk Anda benar – benar disegel? Dengan memperhatikan pengalaman pelanggan, hal tersebut akan membuat Anda lebih mudah memutuskan kemasan apa yang paling pas untuk produk Anda.
Langkah ini dapat diaplikasikan pula di perusahaan-perusahaan BUMN sekalipun, termasuk gula. Meskipun untuk beberapa sektor produk masih dikuasai oleh perusahaan swasta, tetapi peran kemasan produk menjadi salah satu langkah awal yang menentukan. Kemasan menjadi alat penggiring masyarakat untuk mau mencoba sebuah produk. Menggeser posisi “market leader” memang tidak mudah sehingga desain kemasan harus memiliki energi lain untuk memenangkan persaingan.
Misalnya saja sebuah produk baru yang akan dilaunching di pasar, memiliki kemasan yang tidak menggunakan dasar yang sudah melekat dengan produk pesaing.Produk baru haruslah memiliki warna yang berbeda sehingga konsumen mampu membedakan secara signifikan produk tersebut. Harus dipikirkan juga target pasar dalam menentukan desain kemasan. Seperti pada tips no 1, mengenali target pasar sangatlah penting. Jika targetnya adalah masyarakat perkotaan, maka harus menggunakan tema-tema urban dan modern. Kemudian, bisa pula ditonjolkan bahwa produk yang dihasilkan merupakan produk yang ramah lingkungan atau terkait dengan alam.
Pengaruh kemasan terhadap penjualan dan tentu saja pada laba perusahaan, mengharuskan proses kreatif yang tidak boleh berhenti dalam menghasilkan design yang pas untuk produk gula premium. Perubahan design tidak boleh berhenti karena bisa jadi kompetitor juga melakukan inovasi serupa.
Referensi :
- Kotler, Philiph, Garry Armstrong ; 2009; “The Principle Of Marketing”; Pearson / Prentice – Hall
- Forbes.com
(MSR_Sekper, VER_Sekper)
Terdapat 0 komentar
Silahkan tambahkan komentar