Inovasi Kawat Los Kebun Tembakau Klaten Mampu Tekan Kerugian

Terbit pada Kamis, 15 September 2016

KLATEN – Gudang pengering di kebun tembakau sering kali roboh akibat terjangan angin kencang. Hal ini terjadi setiap tahun yang tentunya mengakibatkan kerugian dalam jumlah yang tidak sedikit.

Tidak ingin hal tersebut terus berulang, Kebun Tembakau Klaten akhirnya berinovasi memasang kawat los. ”Kawat ini dipasang untuk memperkuat los atau gudang pengering dari puting beliung,” kata Kepala Kebun Klaten, Purwadi ketika dihubungi.

Purwadi mengatakan, yang digunakan adalah kawat BWG 10 rangkap empat melintang ke seluruh los. ”Seperti tenda pramuka itu. Kemudian diikat ke betonizer kemudian ditanam ke dalam tanah sehingga puting beliung tidak akan mengangkat los seperti sebelum-sebelumnya,” tuturnya.

Masing-masing los dipasang lima titik sehingga menambah kekuatannya. Di Kebun Klaten terdapat 51 los atau gudang pengering.  

Setiap los yang roboh, mengakibatkan kerugian sebesar Rp 160 juta. Untuk membangun kembali gudang pengering, bahan bakunya juga semakin sulit. Belum termasuk tembakau yang rusak.

Di tahun 2016 ini, volume produksi rompos Kebun Klaten mencapai 309.148 ton dengan produktivitas 16.094 ton per ha. ”Di tahun ini kami juga menargetkan bisa laba Rp 1,257 miliar. Padahal tahun lalu kami masih harus menanggung beban yang mengakibatkan kerugian hingga Rp 17 miliar,” kata Purwadi. (VER_Sekper, CIN_Sekper)

Posted in Berita

Terdapat 0 komentar

Silahkan tambahkan komentar