Bisnis Gula Tak Bisa Lagi Business As Usual

Terbit pada Rabu, 21 September 2016

Tahun ini industri gula di tanah air menghadapi banyak tantangan. Untuk melaluinya tentu tidak bisa hanya mengandalkan langkah-langkah yang biasa.

”Tahun ini tidak bisa hanya business as usual. Saya tahu semuanya montang-manting. Tidak hanya direksinya yang montang-manting, yang di bawah juga harus merasa bahwa tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” tutur Komisaris Utama PTPN X, Rudi Wibowo saat Pisah Sambut Komisaris PTPN X di Grand City Surabaya, Selasa (20/9/2016).

Pada kesempatan tersebut, Rudi mengajak komisaris independen yang baru, Arvan Rivaldy Raebion Siregar untuk mengunjungi unit usaha PTPN X termasuk yang berada di Sulawesi Selatan.

Direktur Utama PTPN X, Subiyono juga menyampaikan hal yang sama. Bahkan ia menuturkan bahwa beberapa waktu belakangan ini kondisi industri gula membuatnya gundah. ”Saya masih terus memikirkan solusi apa yang bisa kita kerjakan di kondisi saat ini,” ujarnya.

Subiyono mengatakan ada beberapa hal yang sedang dipersiapkan. Salah satunya menggiling raw sugar di beberapa pabrik gula milik PTPN X. Dua PG yang sedang dipertimbangkan bisa menggiling raw sugar adalah PG Pesantren Baru dan PG Ngadiredjo.

Kemudian terkait bagaimana menekan HPP (Harga Pokok Produksi), menurutnya saat pemerintah sudah menetapkan harga lelang gula di kisaran RP 11.000- Rp 12.000, pabrik gula bisa menghitung berapa HPP yang harus diwujudkan. ”HPP harus ditekan agar tetap ada keuntungan. Soal HPP ini kita tidak boleh menyerah. Kalau dibiarkan tetap tinggi, perusahaan akan runtuh,” ujarnya tegas. (FIR_Sekper, CIN_Sekper)

Posted in Berita

Terdapat 0 komentar

Silahkan tambahkan komentar