Riwayat Perusahaan

Didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah R.I No.15 Tanggal 14 Februari Tahun 1996 tentang pengalihan bentuk Badan Usaha Milik Negara dari PT Perkebunan (Eks.PTP 19, Eks.PTP 21-22 dan Eks.PTP 27) yang dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara X (Persero) dan tertuang dalam akte Notaris Harun Kamil, SH No.43 tanggal 11 Maret 1996 yang mengalami Perubahan kembali sesuai Akte Notaris Sri Eliana Tjahjoharto, SH. No. 1 tanggal 2 Desember 2011.

Pada tanggal 2 Oktober 2014, Menteri BUMN Dahlan Iskan meresmikan Holding BUMN Perkebunan yang beranggotakan PTPN I, II, IV, V, VI, VII, VIII, IX, X, XI, XII, XIII, XIV dengan PTPN III sebagai induk Holding BUMN Perkebunan. Dasar hukum perubahan PTPN X (Persero) menjadi PTPN X adalah Keputusan Para Pemegang Saham Perusahaan Perseroan PT Perkebunan Nusantara X Nomor: PTPN X/RUPS/01/X/2014 dan Nomor: SK-57/D1.MBU/10/2014 tentang Perubahan Anggaran Dasar.

Company History

Established under Government Regulation of R.I. No.15 dated February 14th, 1996 on the transfer of state-Owned Enterprises from PT Perkebunan (Eks.PTP 19, Eks.PTP 21-22 and 27) which was merged into PT Perkebunan Nusantara X (Persero) and stated in the deed of Notary Harum Kamil, SH No.43 dated March 11th, 1996 an amanded return in accordance Notary Sri Eliana Tjahjanto, SH No 1 dated December 2nd 2011.


 

Bisnis Utama PT Perkebunan Nusantara X adalah :

  1. Industri Gula yang dipasarkan didalam negeri melalui persaingan bebas dan terkoordinir (lelang dan negosiasi), sedangkan pembeli produk tetes adalah pabrikan (End User) dan tender.
  2. Tembakau, dilakukan penjualan langsung kepada pembeli industri (pabrikan) dan pembeli pedagang (trader), juga dipasarkan ke luar negeri (ekspor) melalui lelang dengan mengirim produk contoh.

Main Business of PT Perkebunan Nusantara X are :

  1. Sugar Industry is marketed domestically through free competition and coordinated (auctions and negotiation), while the buyer of drops product is manufacturer (End user) and tender.
  2. Tobacco, is sold directly to industrial buyers (manufacturer) and merchant buyers (traders), also marketed to foreign (export) through auction with sending product samples.

Unit Usaha lain yang merupakan kerjasama dan anak perusahaan bergerak di bidang :

  1. PT Nusantara Medika Utama, anak perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan, membawahkan tiga rumah sakit, yaitu RS Gatoel di Mojokerto, RS Toeloengredjo di Pare Kediri, dan RS Perkebunan di Jember.
  2. PT Dasaplast Nusantara, bekerja sama dengan PT Surya Satria Sembada, Jakarta. Produk Plastik, Innerbag dan Waring utamanya untuk memenuhi kebutuhan pabrik gula dan kebun tembakau sendiri, juga dilakukan ekspor ke Jepang dan pasar dalam Negeri.
  3. PT Energi Agro Nusantara (EAN), berlokasi di Mojokerto. PT EAN memroduksi bioetanol berbahan baku tetes.
  4. Jasa Cutting Bobbin, bekerja sama dengan Burger  Soehne AG Burg (BSB) Swiss.
  5. Budidaya Kedelai Edamame dan Okura, bekerja  sama dengan PT Bahana Artha Ventura dengan nama PT Mitratani Dua Tujuh. Produk Kedelai Edamame ini utamanya untuk ekspor ke Jepang, namun juga dilakukan upaya pemasaran dalam negeri.
 

Other Business Units are a partnership and its subsidiaries engage in :

  1. PT Nusantara Medika Utama, a subsidiary company, engaged in health care, in charge of three hospitals, such as RS Gatoel (Gatoel Hospital) in Mojokerto, RS Toeloengredjo (Toeloengredjo Hospital) in Pare Kediri, and RS Perkebunan (Perkebunan Hospital) in Jember.
  2. PT Dasaplast Nusantara, coorperation with PT Surya Satria Sembada, Jakarta. Plastic Products, Innerbag and Waring is mainly to fulfill the needs of the sugar mill and our own tobacco plantation, also made exports to Japan and markets domestically.
  3. PT Energi Agro Nusantara (EAN), located in Mojokerto. PT EAN produces bioethanol from molasses as raw material.
  4. Bobbin Cutting services in coorperation with Burger Soehne AG Burg (BSB), Swiss.
  5. Edamame Soybean Cultivation and Okura coorperation with PT Bahana Artha Ventura named PT Mitratani Dua Tujuh. Edamame Soy products are mainly for export to Japan, but also made efforts domestic marketing.

Unit Industri Gula

PTPN X memiliki 11 Unit Pabrik Gula (PG) yang tersebar di wilayah Jawa Timur, yaitu PG Kremboong, PG Watoetoelis, PG Toelangan, PG Gempolkrep, PG Djombang Baru, PG Tjoekir, PG Lestari, PG Meritjan, PG  Pesantren Baru, PG Ngadirejo dan PG Modjopanggoong.

Sugar Unit

PTPN X has 11 Unit Sugar Factories (SF) which is spread east region of Java, namely SF Kremboong, SF Watoetoelis, SF Toelangan, SF Gempolkrep, SF Djombang Baru, SF Tjoekir, SF Lestari, SF Meritjan, SF Pesantren Baru, SF Ngadirejo and SF Modjopanggoong.

pg watoetoelis
 

Kebun Tembakau

Tembakau yang kegiatan usahanya dilakukan di wilayah kabupaten Jember, meliputi Kebun Ajong Gayasan dan Kebun Kertosari serta wilayah kabupaten Klaten meliputi Kebun Kebonarum, Gayamprit dan Wedibirit. Tembakau yang dihasilkan merupakan tembakau cerutu kualitas ekspor yaitu tembakau TBN/VBN dan FIN/FIK dengan grade NW, LPW, RFU dan Filler. Tembakau NO/ VO dengan grade Dekblad, Omblad, dan Filler.

Tobacco Plantation

Tobacco, which is operated in territory of Jember region, includes the Ajong Gayasan and Kertosari Garden and Klaten district includes the Kebonarum, Gayamprit and Wedibirit garden. The tobacco which is produced is cigars tobacco with export quality. They are TBN/VBN tobacco and FIN/FIK with NW, LPW, RFU grades and Filler. Tobacco NO/VO with Dekblad grade, Omblad, and Filler.

Logo Lama

Perubahan logo PTPN X, terjadi mulai tanggal 16 Januari 2012, sesuai dengan persetujuan Dewan Komisaris No. 26/DK/PTPN-X/III/2011 tanggal 25 Maret 2011 yang telah disahkan dalam risalah RUPS No. RIS-005/XXKBUMN/2011 tanggal 28 Januari 2011.

Logo tersebut merupakan visualisasi dari visi PTPN X yakni Tumbuh Berkembang Bersama. Dalam logo tersebut, terdapat gabungan image tangan yang saling meraih. Hal tersebut mencerminkan semangat kerjasama, baik itu kerjasama tim maupun bersama mitra. Gambar tangan tersebut dapat juga dilihat sebagai sekelompok daun berwarna hijau yang bergradasi dari hijau tua menuju hijau muda. Gradasi tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan dan keberkembangan, sekaligus membentuk pencitraan usaha agribisnis dari PTPN X.

Warna Hijau tua yang terletak pada logo mencerminkan kepedulian dan pelayanan rumah sakit yang dikelola PTPN X bagi masyarakat luas dan perkebunan. Warna hijau juga melambangkan kenyamanan dan kesegaran.

Pada logo, juga terdapat logotype berupa teks PTPN X yang digunakan untuk memperkuat pencitraan, mempermudah pengidentifikasian identitas PTPN X kepada khalayak ramai. Warna biru pada logotype mencerminkan kepemimpinan, kemandirian untuk memajukan PTPN X. Sedangkan penggunaan huruf tanpa kait dan layout logo yang dinamis befungsi untuk memperkuat citra modern serta inovasi PTPN X dalam bersaing di kancah usaha agribisnis Internasional.

Logo Baru

The changes of PTPN X logo occurred on January 16th 2012, according to the approval of the board of commisioners No.26/DK/PTPN-X/III/2011 dated March 25th 2011 which have been submited into the GMS treatise No. RIS-005/XX-KBUMN/2011 dated January 28th 2011.

The logo is the visualization of PTPN X vission, "Growing Together". In the logo, there is combined image of hands that reach each other. It reflects the spirit of teamwork, whether with team or with partners. That image, can be seen as group of leaves with gradation of dark green colour to light green colour. It means, there is a growing and maturating, at once establishing an image of PTPN X as a agribusiness company.

The dark green colour which is on the logo reflecting care and service from hospital which managed by PTPN X from public and our company it self. Green colour also symbol of convenience and freshness.

In the logo, there is a logotype of PTPN X used for streghten the image and ease to identify PTPN X identity to the public. Blue colour in the logotype reflects leadership, independency for moving forward of PTPN X. While, the used of letter without a hook and dynamic layout logo function as streghten of modern image and inovation of PTPN X in the competing in the international arena of agribusiness business.

 

Strategi EDO (Efisiensi, Diversifikasi, dan Optimalisasi)

  1. Efisiensi
    • mengurangi konsumsi bahan bakar dan energi.
    • mengatasi berbagai hambatan permesinan, dan
    • mengurangi biaya pemeliharaan pabrik.
  2. Diversifikasi

    Beyond sugar transformasi menjadi industri berbasis tebu (sugarcane based industry) terintegrasi dari hulu ke hilir.

  3. Optimalisasi

    Memacu rendemen dengan menekan sugar losses melalui peningkatan kinerja ekstraksi gilingan dan efisiensi pemrosesan.

 

Visi

"Menjadi perusahaan agroindustri terkemuka yang berwawasan lingkungan".

Misi

  1. Berkomitmen menghasilkan produk berbasis  bahan baku tebu dan tembakau yang berdaya  saing tinggi untuk pasar domestik dan internasional dan berwawasan lingkungan.
  2. Berkomitmen menjaga pertumbuhan dan kelangsungan usaha melalui optimalisasi dan efisiensi di segala bidang.
  3. Mendedikasikan diri untuk selalu meningkatkan nilai-nilai perusahaan bagi kepuasan stakeholder melalui kepemimpinan, inovasi dan kerjasama team serta organisasi yang profesional.

Filosofi Perusahaan

Menjalankan misi perusahaan memerlukan acuan yang berfungsi sebagai koridor dan batasan sebagai arahan untuk karyawan dalam melaksanakan pekerjaan dengan penuh integritas, peraturan atau petunjuk. Hal tersebut hendaknya dilaksanakan oleh semua tingkat karyawan, dengan mengikuti aturan yang ada akan memberikan pencapaian prestasi yang merupakan visi perusahaan.

Pokok arahan juga disebutkan dalam Company Business Philosophy meliputi: “Integritas, Profesionalisme, Visioner, dan Sinergi.” Dalam produktifitas karyawan di tempat kerja harus tetap tinggi dan budaya kerja harus dipahami dan dilaksanakan, adalah: profesional, produktif, dan pembelajar.

 

 

Memberikan pelayanan cepat, efektif dan efisien kepada seluruh unit usaha dan atau anak perusahaan PTPN X dalam rangka optimalisasi pengelolaan sumber daya dan peningkatan mutu kinerja yang berdaya saing tinggi demi kepuasan pelanggan, stakeholder dan shareholder.

Mendorong terwujudnya Efisiensi, Disversifikasi dan Optimalisasi dalam upaya meningkatkan daya saing dan sustainibility dengan tetap mengedepankan keseimbangan lingkungan.

 

Filosofi Bisnis dan Budaya Perusahaan

Didalam menjalankan misi perusahaan diperlukan tuntunan yang berfungsi sebagai koridor dan batasan sekaligus pendorong bagi karyawan untuk melakukannya dengan penuh integritas, sehingga apabila tuntunan ini dilakukan oleh seluruh jajaran karyawan, diyakini akan dapat membawa pencapaian visi perusahaan. Tuntunan dimaksud diwujudkan dalam pernyataan Filosofi Bisnis PT Perkebunan Nusantara X (Persero), sebagai berikut: "Integritas, Profesionalisme, Visioner, dan Sinergi." agar produktivitas karyawan dalam bekerja tetap tinggi, maka budaya kerja yang harus dihayati dan dilaksanakan adalah:

Agar produktifitas karyawan dalam bekerja tetap tinggi, maka budaya kerja yang harus dihayati dan dilaksanakan adalah:

"Profesional, Produktif, dan Pembelajar"