Puluhan Petani Blitar Belajar Pengolahan Limbah Tembakau di GLH

Terbit pada Rabu, 21 Agustus 2019

Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) Kabupaten Blitar mengadakan acara pembelajaran pengolahan limbah tembakau pada Selasa (20/08). Acara yang berlangsung di Golden Leaf House (GLH) Jember ini dihadiri oleh 80 peserta yang terdiri atas petani tembakau, pemandu lapang, penyuluh pendamping serta dinas terkait.

Menurut Hari Budi Harto sebagai Team Leader dari Dispertapa Kabupaten Blitar, petani yang didatangkan pada acara tersebut merupakan perwakilan Gapoktan dari lima kecamatan, yakni kecamatan Kademangan, Punggungrejo, Kanigoro, Talun, dan Sutojayan. “Satu kelompok tani umumnya terdiri dari 20 hingga 25 orang. Kami membawa lima orang perwakilan dari kelompok tani”, tambahnya.

Materi bertajuk ‘Diversifikasi Produk Tembakau dan  Prospek Pasarnya’ yang disampaikan oleh narasumber  Golden Leaf  House tersebut bertujuan  untuk membuka wawasan petani bahwa tembakau  tidaklah melulu tentang rokok kretek, rokok linting  (gulung, red), atau cerutu saja, namun seluruh  organnya dapat dimanfaatkan menjadi produk-produk  baru yang memiliki nilai tambah tinggi.

Peserta studi lapang juga melihat langsung proses  pembuatan biochar, asap cair, briket dan pellet  tembakau. Mereka juga berkesempatan mengunjungi  gudang pengering dan gudang pengolah Kebun Ajong Gayasan.

Tak hanya berhenti pada studi lapang semata, pihak penyelenggara juga menggandeng instansi terkait seperti perwakilan dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Dinas Komunikasi dan Informasi, serta Bagian Ekonomi dan Pengembangan Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Blitar. “Kami berharap perwakilan dari instansi tersebut dapat memfasilitasi dan menjembatani keberlanjutan atas program-program yang kami canangkan”, ujar Hari sebagai Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Pangan Dispertapa Kabupaten Blitar tersebut. (Okta PI_Penelitian Tembakau Jember_CIN_Sekper)

Posted in Berita

Terdapat 0 komentar