PTPN X Jual Kelebihan Listrik ke PLN

Terbit pada Rabu, 5 Pebruari 2020
Kediri - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X menjual tenaga listrik ke  PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero). Listrik tersebut berasal dari ampas sisa pengolahan tebu yang diubah menjadi tenaga listrik. 
 
Nantinya listrik yang disalurkan oleh PLN akan disalurkan kepada masyarakat sekitar. Kerja sama jual beli yang berjalan selama 2 tahun ini berkapasitas sebesar 3 MW (net) dengan harga Rp 545,-/kwh. 
 
Kerja sama ini dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman lalu dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) Kelebihan Tenaga Listrik antara PTPN X dengan PT PLN (Persero) yang diselenggarakan di PG Pesantren Baru, Kediri, Senin (3/2/2020). 
 
“Harapannya potensial excess power di PG Pesantren Baru ini akan lebih maksimal selain digunakan untuk saving pengolahan gula berbasis tebu juga dapat menambah revenue perusahaan,” kata Direktur Utama PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo. 
 
Dikatakan Dwi, penjualan listrik ini merupakan salah satu langkah diversifikasi yang dilakukan PTPN X. "Jadi tidak hanya gula saja tetapi juga bisa mendapatkan revenue dari listrik dan bioetanol," terang Dwi. 
 
Nantinya tidak hanya PG Pesantren Baru yang bisa menghasilkan listrik dari excess power. PG Gempolkrep juga tengah disiapkan untuk bisa mengekspor listrik ke PLN dengan kapasitas 5-8MW. 
 
Selain itu juga PG Kremboong di Sidoarjo yang memiliki potensi menghasilkan listrik 3-4 MW. 
 
Selain penandatanganan PJBL,acara diawali dengan sambutan oleh Direktur Utama PTPN X dan dilanjutkan dengan melakukan site visit  di PG Pesantren Baru untuk meninjau kesiapan alat excess power
“Saya mohon dukungan dari seluruh pihak, baik karyawan PTPN X maupun PT PLN (Persero) agar dapat memberikan kontribusi secara maksimal dalam proyek ini. Sehingga apa yang sudah kita sepakati bersama dapat terimplementasikan dengan baik,” tutur Dwi.
 
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Bob Saril menambahkan, Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) PG Pesantren Baru ini merupakan salah satu bentuk diversifikasi usaha PTPN X yang memanfaatkan limbah pengolahan tebu untuk energi pembangkitnya. Dan dalam hal ini, sejalan dengan komitmen PLN untuk meningkatkan penggunaan energi alternatif. 
 
"Energi biomassa merupakan salah satu energi alternatif yang dapat digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik dengan pemanfaatan limbah tebu, hal ini sejalan dengan upaya PLN untuk mengembangkan dan menggunakan EBT serta menjadi sebuah solusi untuk pengolahan limbah bagi PTPN X agar bermanfaat," jelas Bob dalam sambutannya.
 
Kegiatan ini dihadiri juga oleh  General Manager PG Pesantren Baru, Bambang Hari Nugroho beserta jajaran dan dari pihak PT PLN (Persero) yaitu Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura, dan Bali, Haryanto WS serta EVP Operasi Bisnis Regional Jawa Timur, Madura dan Bali, Paraining. (RED1, Put_Sekper)
Posted in Berita

Terdapat 0 komentar