Menjadi Pribadi Inspirasi

Terbit pada Kamis, 19 Juli 2018

Menjadi pribadi inspirasi merupakan konsep revolusi mindset bagaimana menciptakan seorang pemimpin yang ideal dalam suatu perusahaan. Pada dasarnya yang menjadi key of changes dalam perusahaan adalah seni kepemimpinan.

Dalam manajemen organisasi, peran pemimpin memiliki value yang besar dalam mencapai titik puncak visi dan misi perusahaan. Profesionalisme pemimpin adalah dasar revolusi perubahan.

The leader’s revolution merupakan konsep dasar untuk membentuk karakter pribadi yang menginspirasi jika anda adalah seorang pemimpin di perusahaan, dan apabila anda bukan terlahir sebagai “Natural born leader”, maka konsep ini bisa dijadikan tips untuk membangun jiwa kepemimpinan dalam diri anda.

Personal Respect

First, Personal respect merupakan hal yang paling dasar dalam leader revolution. Sebelum anda melangkah lebih jauh menjadi seorang pemimpin., anda harus mempunyai pemahaman yang baik tentang personal respect. Dibalik personal respect ada 3 kunci yang harus anda miliki.

Good manners

Akhlak memang secara umum merupakan hal yang mudah dan terlihat lebih sederhana, namun justru sebaliknya akhlak merupakan awal dari sebuah perubahan yang besar. Jika anda menjadi seorang pemimpin jadilah pribadi yang berakhlak baik. Jadilah pribadi yang respect terhadap user yang bekerja dibawah anda. Hargai kinerja dan hasil keringat karya mereka walau di mata anda itu buruk atau tidak bernilai. Beri dukungan, saran dan kritik yang mendukung. Sebagai pemimpin yang baik, anda harus menjadi orang pertama yang mampu menjadi sumber semangat dan motivasi untuk mereka.   

Strong of Feelings

Salah satu membangun good work relationship adalah dengan menjalin hubungan yang baik terhadap semua user yang ada dalam perusahaan. Sebagai pemimpin anda harus mempunyai ikatan perasaan yang kuat terhadap semua rekan kerja anda. Jadilah seorang atasan kerja yang baik dengan selalu memberi attention, feeling support, dan menjadi source of inspiration change.

Emotional

Mencapai impian perusahaan yang besar tidak cukup dengan duduk manis dengan sejuta harapan. Anda harus mempunyai tingkat emosional yang kuat agar mampu merasakan dan memahami arah mindset user dibawah anda. Dengan tingkat emosional yang baik, anda akan memiliki perasaan yang kuat dan hal itu akan membuat seni kepemimpinan anda lebih berkarakter. Salah satu kunci dalam membangun kerjasama dan tingkat kepercayaan tim yang baik adalah keseimbangan pengendalian perasaan.

Passion for Change

Second, selanjutnya adalah passion for Change atau semangat yang tinggi untuk berubah. Hakikatnya tanpa semangat, maka jiwa akan terasa mati. Semboyang Dalam bisnis adalah “inovasi harga mati”. Sebagai pemimpin, anda harus smart and response in new terms. Berilah inspirasi dan tanamkan jiwa semangat pada seluruh bawahan anda. Anda akan lebih bisa menikmati jatidiri sebagai pemimpin jika semangat tumbuh kembang dalam perusahaan.

The Soul of a Hero

Third, jiwa pahlawan harus menjadi karakter seorang pemimpin. Semangat kepahlawanan secara tidak langsung akan menjadi sumber inspirasi untuk semua karyawan yang bekerja dibawah anda. Jiwa pahlawan akan membentuk ketahanan emosional dalam menghadapi beragam permasalahan. Konsep the soul of a hero harus tumbuh dalam jiwa seorang pemimpin. Dengan demikian semua karyawan akan merasa damai, nyaman dan tentram tanpa dihantui perasaan akan kehilangan pekerjaan, dengan begitu keseimbangan alam bawah sadar karyawan akan terbentuk dan hal itu nantinya akan menggali potensi dalam diri mereka.  

Understanding Feelings

Fourth, dan yang terakhir adalah understanding feelings atau dikenal dengan istilah pemahaman perasaan. Tingkat kesuksesan seni kepemimpinan anda berada pada kurva point ini. Understanding feelings merupakan value paling tinggi dalam konsep ini. Jika anda tidak memiliki hal ini, bisa jadi anda adalah seorang pemimpin yang gagal. Karena dalam hal ini menentukan suka atau tidak suka seorang bawahan terhadap anda. Pada dasarnya hasil semua pekerjaan tidak ada yang sempurna. Anda sebagai seorang pemimpin harus mempunyai pemahaman perasaan yang lebih terhadap hasil kinerja dari bawahan anda. Mempunyai jiwa perfectionist itu boleh saja, tapi jangan menilai just one eye hasil kinerja tim anda, karena itu akan menghambat mereka  untuk berkembang. “Jadilah pribadi yang menginspirasi tanpa menggurui”. Hakikatnya kesempurnaan pekerjaan berada digaris kerjasama tim yang baik. (Dhanaviya_Enero, CIN_Sekper)

Sumber gambar: cdn.yourarticlelibrary.com

Posted in Artikel

Terdapat 0 komentar