Gencarkan Promosi di Pasar Lokal Melalui Pameran SMEITT EXPO 2021

Terbit pada Selasa, 28 September 2021

PT Mitratani Dua Tujuh mengikuti kegiatan Pameran SMEITT (Small Enterprises Investment Trade Tourism) EXPO 2021 yang difasilitasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan digelar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan tema “Jogja Wajar Anyar” pada tanggal 23 – 26 September 2021 bertempat di Jogja City Mall.

Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah menjadikan sarana efektif untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produk unggulan yang dimiliki dunia usaha dalam memasarkan produknya di pasar domestik dan global, sekaligus mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

Selain itu kegiatan ini juga menjadi salah satu program Fasilitas Pemberdayaan Dunia Usaha yang dilaksanakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Timur dalam rangka peningkatan penanaman modal yang dilakukan terhadap dunia usaha di Jawa Timur.

Pada tanggal 23 September 2021, mengawali kegiatan pameran SMEITT, PT Mitratani Dua Tujuh mendapatkan kesempatan untuk melakukan presentasi dalam Forum Business Matchmaking yang diadakan di The Rich Jogja Hotel dan diikuti oleh 33 peserta dari berbagai institusi dan vendor.

Kepala Divisi Pemasaran PT Mitratani Dua Tujuh, Kartika Anggraeni berkesempatan untuk menjadi narasumber dengan menyampaikan materi perihal company profile PT Mitratani Dua Tujuh. Setelah itu, beliau bersama tim pemasaran lokal melanjutkan kegiatan promosi produk dan pengenalan produk di stand milik DPM-PTSP Provinsi Jawa Timur.

“Melalui pertemuan ini diharapkan PT Mitratani Dua Tujuh bisa mendapatkan distributor baru untuk pengembangan market edamame wilayah Jawa Tengah khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Alhamdulillah sudah ada beberapa UMKM yang tertarik bekerja sama dengan kami untuk produk edamame crispy, jusme, hingga daun bawang dan kucai”.

Keikutsertaan PT Mitratani Dua Tujuh dalam kegiatan pameran ini diharapkan dapat mendongkrak penjualan di pasar lokal mengingat sebelumnya kegiatan promosi dan penjualan produk secara langsung terkendala dengan kondisi pandemi dan kebijakan PPKM. (Erikson Caesar_M27, Put_Sekper)

Posted in Berita

Terdapat 0 komentar