Fenomena Forum dan Group Komunitas

Terbit pada Jumat, 9 Januari 2015

Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang tidak bisa berdiri sendiri. Hal itu adalah kodrat sekaligus anugerah, seperti dalam ayat Al Quran Surat Al Hujarat Ayat 13 “ Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal”.

Dalam kenyataannya manusia selalu menemukan cara untuk saling berinteraksi antara satu dengan yang lain. Dimulai dengan cara tradisional dimana manusia berkumpul untuk membahas sebuah permasalahan atau hanya sekedar melepas rindu. Diskusi, musyawarah, dan pertemuan pertemuan dilakukan secara fisik. Padahal perkembangan informasi atau masalah selalu berkembang dan lebih cepat dari yang kita duga, bahkan sudah tidak sebanding dengan jumlah intensitas pertemuan yang bisa dilakukan.

 

Teknologi dan ilmu pengetahuan sekali lagi menjadi jawaban dari permasalahan hidup. Setelah ditemukannya internet maka terobosan di bidang komunikasi juga ikut berkembang. Salah satunya adalah group komunitas. Fasilitas ini berbeda dengan website yang menyediakan informasi 1 arah dari penulis dengan pembaca. Forum dan group komunitas memungkinkan ada pertukaran informasi antar user. Salah contoh group komunitas yang terkenal didalam negeri adalah Kaskus, indowebster, 1cak, dan lain lain. Sedangkan dilevel internasional Wikipedia dikenal sebagai group komunitas yang memberikan pertukaran informasi paling digemari masyarakat modern. Bahkan fasilitas percakapan online chatting sudah menyediakan fasilitas untuk pembuatan group dan forum. BBM, WhatsApp, dan Line adalah contoh aplikasi chatting yang memungkinkan fasilitas group.

 

Dengan group setiap informasi atau permasalahan yang ingin disebarkan akan lebih cepat sampai kepada objek informasi. Cara yang sederhana dan cepat menjadikan forum dan group komunitas lebih digemari daripada jenis pertukaran informasi lainnya. Bahkan informasi dan komentar dari peserta forum atau group saat menanggapi isi utama berita juga menjadi tambahan informasi yang menarik. Adanya komunikasi yang tidak monoton dan satu arah menjadikan diskusi dalam membahas sebuah fenomena tertentu di group lebih mengasyikkan.

 

Di Wikipedia kita bahkan diberi kesempatan untuk sharing knowledge atau informasi yang bisa disempurnakan bersama sama dengan pembaca informasi. Misalnya ada seorang karyawan yang menulis tentang PTPN X. tulisan tersebut dibaca oleh banyak orang salah satunya mungkin saja adalah karyawan PTPN X juga. Nah pembaca tersebut bisa menambahkan isi berita atau informasi atau melakukan disclaimer jika isi dari tulisan pada Wikipedia kurang benar.

 

Dalam dunia kerja, diharapkan dengan adanya group komunitas dan forum akan mempermudah pertukaran informasi sesama karyawan. Dengan begitu segala macam permasalahan akan cepat mendapatkan solusinya dan inovasi baru akan lebih cepat tumbuh karena adanya sharing knowledge antar karyawan. (M. Syaiful Rizal_IT, OPI_Corcom)

Posted in Artikel

Terdapat 3 komentar

Ikhwan Krisnadi said on Jan 12, 2015
Kantor Direksi PTPN X menerapkan Knowledge Management System (KMS) pada tahun 2014 untuk berbagi pengetahuan di lingkungan kerja KD
M. Syaiful Rizal_Sekper said on Jan 12, 2015
semoga kedepannya PTPN X akan ada inovasi yang lebih maju
sugiharto bisri said on Jan 12, 2015
Wadah knowledge sharing yg sdh disediakan berupa portal KMS, mari kita manfaatkan. Kalau perlu sedikit dengan dipaksa setiap bagian di PG atau divisi di KD untuk sharing scr berkala.