Enero Dukung Percepatan Pengembangan EBT

Terbit pada Rabu, 6 September 2017

PT Energi Agro Nusantara (Enero), Pabrik Bioethanol mendukung Program Pemerintah dalam percepatan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Hal ini disampaikan Ariel Hidayat, Public Relations PT Energi Agro Nusantara kemarin (5/9) pada saat ditemui di Main Office PT Enero, Mojokerto.

“Kami mendukung upaya-upaya Pemerintah dalam percepatan EBT, khususnya ethanol untuk bioenergi yang sampai saat ini masih jalan di tempat” ujar Ariel.

Dukungan ini disampaikan, guna menanggapi siaran pers yang dikeluarkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia melalui Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama perihal launching INDO EBTKE dan ICEF 2017: Terobosan Percepatan Pengembangan Energi Baru Terbarukan.

Direncanakan perhelatan "The 6th Indo EBTKE Conference & Exhibition" dan "Indonesia Clean Energy Forum (ICEF)" tahun 2017 dilaksanakan pada 13-15 September 2017, yang merupakan kerjasama antara Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konervasi Energi (EBTKE), Badan Penelitian dan Pengembangan ESDM dan Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI). Forum tersebut direncanakan sebagai high level meeting dan menghadirkan para Pemerintah dan CEO perusahaan sektor EBT. Diharapkan akan ada agreement untuk energi bersih, sehingga menjadi terobosan bagi percepatan pengembangan energi baru terbarukan Indonesia.

“Dalam forum, kami dapat memberikan usulan-usulan prgoram supaya terjadi percepatan EBT di Indonesia" tambah Ariel

Hal ini dirasakan penting karena serapan ethanol untuk EBT khusunya tahun 2017 masih nihil, sedangkan prospek pasar ethanol cukup menjanjikan. Melalui Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM RI, telah ditetapkan juga Besaran Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN) ethanol tiap bulannya. Bagi perusahaan, prospek ethanol sebagai BBN akan mendukung kelangsungan perusahaan. Sedangkan dari sisi lingkungan, akan menjadi solusi pengurangan pencemaran udara dan emisi karbon akibat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). (Ariel_Enero, Cin_Sekper)

Posted in Berita

Terdapat 0 komentar

Silahkan tambahkan komentar