Enam Fakta tentang Masakan Padang yang Tidak Anda Tahu

Terbit pada Rabu, 14 Januari 2015

Siapa yang tidak suka masakan Padang ? Hampir semua kalangan masyarakat suka mengonsumsi masakan Padang, setidaknya pernah merasakannya. Mulai dari mahasiswa dengan kantong yang tipis atau para pejabat yang berkecukupan pasti akan memilih masakan Padang jika ingin menikmati sensasi rasa yang padat dengan bumbu dan penuh sensasi rempah.

            Namun ada beberapa hal dari masakan Padang yang mungkin anda tidak tahu. Fakta-fakta menarik tersebut adalah sebagai berikut :

  1.  Di Sumatera Barat tidak ada sebutan “Rumah Makan Padang”, yang ada hanya “Rumah Makan” – saja. Satu - satunya restoran masakan Padang yang menggunakan istilah “Rumah Makan Padang” hanyalah “Restoran Sederhana Masakan Padang”.

 

  1.  Rendang dinobatkan sebagai makanan terenak di dunia. Penghargaan ini diberikan oleh CNNgo. CNNgo adalah saluran TV International yang salah satu acara andalannya adalah ulasan tentang kuliner dunia. Rendang juga termasuk masakan Indonesia yang paling digemari oleh masyarakat dunia.

 

  1.  Di New York Amerika Serikat, anda bisa menemukan dan tetap bisa menikmati masakan Padang di daerah Queens yaitu “UPI JAYA” dan “Minang Asli”. Makanan di kedua tempat itu masih terasa khas Padang. Jadi jika anda sedang di New York dan ingin menikmati masakan Indonesia khususnya masakan Padang, kedua restoran tersebut bisa mengobat kerinduan anda.

 

  1.  Orang Padang banyak yang membuka Rumah Makan Padang di Nusantara, bahkan jumlahnya hampir sama dengan rumah makan khas lokal. Kebiasaan orang Padang yang memang suka merantau menjadikan masakan Padang banyak dikenal oleh masyarakat lain di Indonesia. Namun tahukah anda bahwa kebanyakan orang Padang yang membuka restoran Padang di Indonesia berasal dari daerah Pariaman?

 

  1.  Tambuah Ciek” – adalah kata - kata yang kita sering dengar dari Rumah Makan Padang. Arti dari kata itu adalah “Tambah Satu” – yang secara implisit si pelanggan akan selalu nambah ketika membeli masakan Padang. Ini merupakan strategi pemasaran lokal yang terkenal.

 

 

  1.  Seorang pelayan di rumah makan Padang bisa membawa minimal 5 piring sekaligus dalam satu kali jalan. Teknik membawa piring ini selain unsur budaya juga bisa menjadi bagian promosi dari masakan Padang itu sendiri. (M. Syaiful Rizal_IT, OPI_Corcom)

 

Posted in Artikel

Terdapat 0 komentar